Jumat, 15 Mei 2020 473 Kali di Lihat
Product1 Product1 Product1

Mewabahnya virus Corona Covid-19 di Indonesia, dan Provinsi Riau Khususnya Menjadi perhatian Polda Riau,  bentuk kepedulian nyata yang di berikan   Polda Riau antara lain dengan Menurunkan Tim Medis di UPT Puskesmas Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau. (15/5/2020).

Hal ini merupakan tindak lanjut lanjut  dari hasil rapid test terhadap 58 orang petugas medis puskesmas desa lubuk muda dirapid test Covid-19 dan dinyatakan reaktif 34 orang sehingga mengakibatkan aktifitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Lubuk Muda Terganggu, dikarenakan sebagian petugas medisnya menjalani isolasi dan pemeriksaan Swab di Bengkalis.

Untuk menjaga agar pelayanan kesehatan berjalan dengan Optimal dan lancar kepada masyarakat, Polda Riau menurunkan Tim Medis untuk diperbantukan melayani pelayanan kesehatan di puskesmas Lubuk Muda Kec. Siak Kecil.

Adapun tim medis yang perbantukan oleh Polda Riau adalah tim medis dari Rumah sakit Bhayangkara Dumai, yang berjumlah 2 (dua) Orang tim medis terdiri dari  dr. Affandi (Dokter Umum) dan Febry Suziana s (Bidan).

Kabiddokkes Polda Riau  dr. ADANG AZHAR, Sp.F., D.F.M. Meninjau Langsung UPT Puskesmas Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis itu.

Beliau menuturkan bahwa “ Tenaga medis sangat berperan penting terhadap pandemi virus Corona atau Covid-19, saat menangani pasien dan mengedukasi lingkungan sekitar.”

“Pandemi Corona membuat kita harus bekerja ekstra hati-hati sesuai SOP Penaganan Pasien, selama menjalankan tugas dalam memeriksa pasien di Puskesmas, wajib menggunakan Alat pelindung Diri (APD) sesuai tingkat pemeriksaan. Penggunaan APD tersebut sesuai standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).”

“APD digunakan karna pasien yang datang ke fasilitas kesehatan tingkat pratama sangat beragam. Petugas juga tidak mengetahui penyakit yang dibawa pasien itu”.

“Tidak semua pasien yang datang jujur dengan gejala yang di derita, demikian juga riwayat perjalanan mereka sebelumnya, karna bisa saja mereka baru datang dari lokasi Zona merah Pandemi Corona atau Kontak langsung Dengan Pasien Positif Cocid-19.” Ujar Beliau.