Rabu, 19 Februari 2020 423 Kali di Lihat
Product1 Product1 Product1

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau dan Rumkit Bhayangkara Pekanbaru mengikuti Rakernis Dokkes Polri 2020 di RS Polpus RS Sukanto.(19/2/2020).

Kegiatan itu dihadiri Kapusdokkes Polri dan PJU Pusdokkes Polri, Karumkit Polpus RS Sukanto dan PJU, Sespusdokkes Pusdokkes Polri, Para Kabiddokkes Jajaran dan Para Karumkit Bhayangkara Jajaran.

Rakernis Pusdokkes  dimulai dengan sambutan Kapusdokkes Polri Brigadir Jenderal Polisi dr. Musyafak, Beliau menuturkan "Pada Raker Dokkes Polri kali ini kita angkat tema “Dokkes Polri Yang Prima Siap Mendukung Pengamanan Pilkada Serentak Dan PON XX Tahun 2020 Guna Mengawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju“ tema ini sejalan dengan tema Rapim Polri dalam rangka mendukung dan mengamankan pelaksanaan  Pilkada  serentak  serta  pengamanan  PON XX Tahun 2020. Tema ini menjadi perhatian serius yang mengingatkan kepada kita bahwa ada tugas berat dan penting yang sudah dan akan kita laksanakan demi keberlangsungan pembangunan indonesia maju, masyarakat  dan  bangsa  yang  adil  dan  makmur."

"Seperti kita ketahui bersama Dokkes Polri membawahi 34 biddokkes polda, 53 rumkit bhayangkara dan 569 poliklinik polri. Oleh karena itu kepada semua peserta rakernis saya harapkan agar dapat menciptakan inovasi serta gebrakan yang nyata agar tugas pokok organisasi dokkes dapat dilaksanakan secara optimal sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada negara yang mengeluarkan anggaran lebih besar akibat pemekaran organisasi dokkes."

"Berkembangnya Organisasi Dokkes Polri membutuhkan SDM yang prima (promoter, responsif, integritas, mahir dan akuntabel), sehingga upaya  pemenuhan  SDM  Dokkes Polri harus  kita  laksanakan  secara terintegrasi antara Pusdokkes dengan Biddokkes di kewilayahan bekerja sama dengan satker terkait lainnya."

"Pusdokkes Polri melalui Bidkesmapta secara kontinyu harus menyuarakan kepada SSDM Polri tentang pentingnya pemenuhan dan peningkatan jumlah SDM medis dan Paramedis Dokkes, sesuai perannya sebagai koordinasi dan pembina fungsi di tingkat pusat dan kewilayahan dalam rangka penyusunan rencana kebutuhan personel yang dibutuhkan," Tutur Beliau.